-->

News

Bupati Masinton Pasaribu Buka Musda ke-XI PD Al-Washliyah Tapanuli Tengah, Ajak Perkuat Sinergi dan Mitigasi Bencana

Admin

 


‎TAPANULI TENGAH//MSN, Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, S.H., M.H., menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Pimpinan Daerah (PD) Al-Washliyah Kabupaten Tapanuli Tengah periode 2026–2031. Kegiatan ini dilangsungkan di Aula Institut Bisnis dan Teknologi Al-Washliyah, Jl. Padangsidimpuan No. 98, Kecamatan Sarudik pada Sabtu, (19/09/ 2026).

‎Rangkaian acara pembukaan berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars, serta Himne Al-Washliyah, dan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ketua MUI Tapanuli Tengah, H. Ngadiman KS.


‎Dalam sambutannya, Bupati Masinton Pasaribu memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi Al-Washliyah sebagai organisasi kemasyarakatan Islam yang memiliki akar sejarah panjang dalam perjuangan kebangsaan. Ia menekankan agar Al-Washliyah senantiasa menjaga netralitas dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

‎"Al-Washliyah bukan sekadar organisasi, melainkan bagian dari sejarah perjuangan bangsa. Kami berharap Al-Washliyah terus berdiri di jalur netralitas, menjadi pemersatu, serta mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah daerah," kata Masinton Pasaribu.


‎Di hadapan para peserta Musda, Bupati turut memaparkan kondisi terkini penanganan musibah bencana alam di Tapanuli Tengah. Dinamika cuaca ekstrem berupa hujan lebat, banjir, dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut hampir satu tahun terakhir telah menuntut penyesuaian perencanaan pembangunan secara berkala. Pemkab Tapanuli Tengah berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi, pembenahan, dan memastikan distribusi bantuan berjalan adil serta tepat sasaran.

‎Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Al-Washliyah Sumatera Utara, Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, S.Sos., S.H., M.S.P., M.H., menjelaskan bahwa pelaksanaan Musda XI Tapanuli Tengah sempat mengalami penundaan karena jajaran pengurus dan masyarakat harus fokus pada penanganan dampak bencana banjir dan tanah longsor diwulayah kita Tapanuli Tengah.

(Red/Tim)


Share:
Komentar

Berita Terkini