Kab. Bogor//MSN,
Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Bogor Raya resmi mengajukan permohonan audiensi kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hiswana Migas Bogor Raya. Permohonan tersebut dilayangkan sebagai bentuk fungsi kontrol sosial terhadap dugaan ketimpangan harga LPG di wilayah Bogor yang dinilai merugikan masyarakat, Senin(27/4/2026)
Dalam surat bernomor 019/PWRI/DPC.Bogor Raya/Reg/2026, PWRI menegaskan perannya sebagai pilar keempat demokrasi yang memiliki kewenangan melakukan pengawasan, kritik, serta memberikan saran demi kepentingan publik, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers.
Ketua DPC PWRI Bogor Raya, Rohmat Selamat SH., M.Kn, bersama Sekretaris Chandra Masturo S.IP menyampaikan bahwa kondisi di lapangan menunjukkan adanya perbedaan harga LPG yang signifikan dan tidak sesuai dengan arahan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Ketimpangan harga ini sangat merugikan masyarakat dan tidak mencerminkan semangat pembangunan daerah sebagaimana visi Bogor Gemilang dan Jawa Barat Istimewa,” demikian isi surat tersebut.
PWRI menilai kondisi ini perlu segera dibahas secara terbuka bersama pihak Hiswana Migas sebagai organisasi yang menaungi pelaku distribusi migas, khususnya LPG. Oleh karena itu, audiensi diajukan dalam waktu dekat dengan urgensi tinggi.
Namun, upaya penyampaian surat tersebut disebut menghadapi kendala. Berdasarkan keterangan salah satu pihak internal, jajaran pengurus Hiswana Migas Bogor Raya disebut jarang berada di kantor.
“Kalau pengurus migas jarang ke kantor kecuali ada kegiatan, jadi suratnya dititipkan saja untuk sampai,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas komunikasi dan koordinasi antara organisasi distribusi migas dengan pihak eksternal, termasuk lembaga kontrol sosial seperti PWRI.
PWRI berharap audiensi dapat segera terlaksana guna mencari solusi atas persoalan distribusi dan harga LPG di wilayah Bogor, sehingga masyarakat tidak lagi dirugikan oleh praktik yang tidak sesuai ketentuan.(Bobby)
