KARO//MSN,
Polda Sumatera Utara, Polres Karo,Personel Polsek Simpang Empat bersama Koramil 04 melaksanakan patroli sinergitas TNI-Polri sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Sinabung pascaterjadinya erupsi, Sabtu(19/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di sepanjang jalur Simpang Tiga Kicat, Desa Sukandebi hingga Simpang Desa Kuta Tengah. Patroli dilakukan sebagai upaya memastikan masyarakat tetap waspada serta memperoleh informasi dan imbauan terkait kondisi Gunung Sinabung.
Dalam kegiatan tersebut, personel TNI-Polri mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat juga diminta untuk selalu meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti setiap arahan dan rekomendasi dari PVMBG.
Khusus bagi masyarakat yang masih berada di wilayah zona merah, petugas mengingatkan agar segera meninggalkan lokasi apabila terjadi peningkatan aktivitas Gunung Sinabung sesuai dengan ketentuan dan arahan pemerintah. Warga juga diminta tidak memasuki maupun melakukan aktivitas di wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.
Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak Hamonangan Hutahean, S.H., mengatakan bahwa sinergitas TNI-Polri akan terus dilakukan untuk memberikan rasa aman sekaligus membantu masyarakat menghadapi potensi risiko akibat aktivitas Gunung Sinabung.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun selalu waspada dan mengikuti arahan dari PVMBG maupun pemerintah. Apabila nantinya ada rekomendasi untuk melakukan evakuasi, personel TNI-Polri siap membantu masyarakat demi keselamatan bersama,” ujar AKP Poltak Hamonangan Hutahean.
Dari hasil patroli, interaksi antara personel TNI-Polri dengan masyarakat berjalan dengan baik. Masyarakat di Desa Kuta Tengah, Desa Gamber dan Desa Berastepu terpantau dalam keadaan aman. Warga yang berada di sekitar zona merah juga telah memahami pentingnya mengikuti arahan pemerintah dan menyatakan kesiapannya untuk meninggalkan lokasi apabila diperlukan demi keselamatan jiwa.
(Red/Tim)
