BINJAI //MSN,
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, memberikan penguatan tugas dan fungsi Pemasyarakatan kepada jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai, Sabtu (12/09/2026).
Dalam arahannya, Kakanwil meminta seluruh jajaran Lapas Binjai untuk terus meningkatkan kinerja dan mengangkat nama satuan kerja melalui berbagai prestasi, baik di tingkat daerah maupun nasional. Setiap pegawai juga didorong untuk meningkatkan kompetensi, mengembangkan potensi diri, serta mengambil peran dalam memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi
Kakanwil mengajak seluruh jajaran untuk terus berbenah dari berbagai aspek. Menurutnya, setiap kekurangan yang ditemukan harus menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran untuk menghasilkan perbaikan ke depan.
“Orang yang bijak adalah orang yang melihat kesalahan orang lain dan menjadikannya sebagai pelajaran agar tidak melakukannya. Orang yang bodoh adalah orang yang terus mengulang kesalahan yang sama,” ujar Jalu Yuswa Panjang.
Lebih lanjut, Kakanwil mengingatkan seluruh pegawai bahwa Lapas merupakan tempat bekerja dan menjadi bagian penting dalam kehidupan setiap jajaran. Oleh karena itu, kebersihan, ketertiban, keamanan, dan kondisi lingkungan kerja harus menjadi tanggung jawab bersama.
“Ini tempat Bapak/Ibu bekerja, tempat untuk mencari nafkah. Kalau tempat ini berantakan, tentu akan memengaruhi kita semua. Maka, jagalah tempat kerja kita. Semua bagian harus turut mengambil peran dalam menjaga Lapas ini, bukan hanya bagian keamanan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil juga menekankan pentingnya mewujudkan Lapas Binjai yang bersih dari Handphone dan Narkoba. Seluruh jajaran diminta memperkuat pengawasan dan menjaga komitmen bersama agar lingkungan Lapas tetap aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kakanwil berharap penguatan yang diberikan dapat segera ditindaklanjuti melalui pembenahan nyata di berbagai bidang. “Ke depan saya berharap mendapatkan laporan yang terbaik. Lakukan pembenahan dan jangan menunggu sampai ada masalah baru kita bergerak,” pesan Kakanwil.
Kegiatan penguatan kemudian diakhiri dengan pelaksanaan tes urine bagi seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Binjai yang diikuti sebanyak 150 orang. Pelaksanaan tes urine menjadi bagian dari komitmen jajaran dalam menjaga integritas serta mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.
(Red/Tim)


