-->

News

Pemko Gunungsitoli Perkuat Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkotika Melalui Razia dan Tes Urine

Admin



GUNUNGSITOLI- PULAU NIAS//MSN, 

Peredaran narkotika dewasa ini semakin mengkhawatirkan dan  beredar dengan berbagai cara dan linin memasuki pulau Nias, semua pihak harus melakukan langkah-langkah cepat untuk mengatasi penyalah gunaan dan peredaran narkotika di wilayah ini.

Pemerintah Kota Gunungsitoli terus memperkuat langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui kegiatan deteksi dini di sejumlah lokasi. Upaya tersebut dilakukan melalui razia dan tes urine yang dilaksanakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gunungsitoli bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Gunungsitoli pada Jumat malam (11/9/2026).

Kegiatan ini turut didukung Polres Nias dan Subdenpom I/2-5 Nias sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam melakukan pencegahan dan pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika. 

Melalui kegiatan deteksi dini, pengawasan dilakukan secara langsung pada sejumlah lokasi yang menjadi sasaran untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif

Operasi gabungan tersebut dipimpin Plt. Kepala BNNK Gunungsitoli, Leos B. Wirawan Gulo, S.H., dan diawali dengan apel pengarahan di Kantor BNNK Gunungsitoli pada pukul 22.00 WIB. Tim kemudian bergerak ke sejumlah tempat hiburan malam dan lokasi lainnya yang menjadi sasaran kegiatan.

Selanjutnya di Nex Cafe, Desa Sifalaete Tabaloho, petugas BNNK melakukan tes urine terhadap dua orang pengunjung dan dua orang pengelola cafe. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruhnya dinyatakan negatif. 

Pada saat yang sama, personel Satpol PP turut melakukan pemeriksaan terhadap dokumen legalitas dan perizinan usaha.


Pemeriksaan selanjutnya dilakukan di Hotel Binaka II, Jalan Pattimura. Namun, petugas tidak menemukan pengunjung di lokasi tersebut. Tim kemudian melanjutkan kegiatan ke sebuah rumah kos di Jalan Diponegoro, tepat di depan SPBU Kadese. Dua orang penghuni kos menjalani pemeriksaan tes urine dan seluruhnya menunjukkan hasil negatif.

Secara keseluruhan, sebanyak enam orang menjalani pemeriksaan tes urine dan seluruhnya menunjukkan hasil negatif. Rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 01.00 WIB dan ditutup dengan evaluasi bersama di Kantor BNNK Gunungsitoli.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat deteksi dini melalui pengawasan dan kolaborasi antarinstansi. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif serta meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Pulau Nias khususnya  di Kota Gunungsitoli.

(Tim MSN)

Share:
Komentar

Berita Terkini