INDRAMAYU//MSN,
Semangat gotong royong kembali ditunjukkan jajaran Koramil 1616 Kandanghaur bersama masyarakat dalam membantu membersihkan puing-puing sisa kebakaran yang melanda kawasan perumahan nelayan di Blok Prempu 1, RT 001/RW 004 atau biasa sebutan masyarakat Blok Belakang Koramil, Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap kondisi warga yang terdampak musibah kebakaran. Sejumlah anggota Koramil 1616 Kandanghaur bersama masyarakat setempat bahu-membahu mengangkat, mengumpulkan, dan membersihkan berbagai material serta puing-puing yang masih berserakan di sekitar lokasi kejadian.
Danramil Kandanghaur, Kapten Arhanud Dadan, turut turun langsung ke lapangan untuk memimpin kegiatan gotong royong tersebut. Tidak hanya memberikan arahan, Kapten Dadan juga ikut membantu proses pengangkutan puing-puing bersama para anggotanya dan masyarakat.
Sejak kegiatan dimulai, Kapten Arhanud Dadan memberikan instruksi kepada jajaran Koramil agar bekerja bersama masyarakat secara terkoordinasi sehingga proses pembersihan dapat berjalan dengan baik, aman, dan efektif.
Dengan mengenakan pakaian kerja lapangan, Kapten Arhanud Dadan tidak hanya mengawasi jalannya kegiatan, tetapi juga turun langsung membantu mengangkat dan memindahkan puing-puing bekas kebakaran. Sikap tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi anggota Koramil 1616 dan masyarakat yang turut bergotong royong di lokasi.
Satu per satu puing bangunan yang masih berserakan dikumpulkan untuk membersihkan area sekitar permukiman. Anggota Koramil bersama warga bekerja secara bahu-membahu, mulai dari mengangkat material sisa bangunan, membersihkan lingkungan hingga menata kembali area yang terdampak kebakaran.
Kapten Dadan juga mengarahkan anggotanya untuk mengutamakan kepentingan masyarakat selama proses pembersihan berlangsung. Menurutnya, dalam kondisi seperti ini diperlukan kerja sama dan kepedulian semua pihak agar beban warga yang terdampak musibah dapat sedikit terbantu.
“Kami bersama masyarakat berusaha semaksimal mungkin membantu membersihkan lokasi ini. Apa yang kami lakukan mungkin sederhana, tetapi mudah-mudahan dapat meringankan beban warga yang terkena musibah,” ungkap Kapten Arhanud Dadan.
Ia menegaskan, kehadiran jajaran Koramil Kandanghaur di lokasi bukan hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak kebakaran, tetapi juga sebagai upaya membangun dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Menurutnya, dalam situasi pasca kebakaran, masyarakat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Selain membantu membersihkan lingkungan, kehadiran aparat di tengah warga diharapkan mampu memberikan semangat dan dukungan moril agar masyarakat tetap kuat dalam menghadapi musibah.
“Kami akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga membutuhkan bantuan. Ini merupakan bagian dari tugas kami sebagai aparat kewilayahan untuk membantu masyarakat di wilayah binaan,” jelasnya.
Kapten Arhanud Dadan juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi kondisi yang terjadi. Ia berharap warga yang terdampak dapat segera bangkit dan kembali menata kehidupan serta lingkungan tempat tinggal mereka.
Di sisi lain, kegiatan gotong royong tersebut berlangsung penuh kekeluargaan. Anggota Koramil 1616 Kandanghaur dan masyarakat saling berbagi tugas dalam membersihkan lokasi. Sebagian warga mengangkat puing-puing, sementara lainnya membantu mengumpulkan material sisa kebakaran agar tidak mengganggu aktivitas di sekitar permukiman.
Kegiatan ini sekaligus menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan sangat dibutuhkan dalam menghadapi dampak sebuah musibah. Dengan bergandengan tangan, pekerjaan yang cukup berat dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Bagi masyarakat Desa Eretan Wetan, kehadiran Danramil beserta jajaran Koramil Kandanghaur menjadi bentuk perhatian yang memberikan dorongan tersendiri bagi warga. Semangat gotong royong yang ditunjukkan di lokasi diharapkan dapat terus terpelihara dan menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Koramil 1616 Kandanghaur kembali menunjukkan perannya sebagai bagian dari masyarakat yang senantiasa siap membantu dan hadir ketika warga membutuhkan. Sinergi antara TNI dan masyarakat pun diharapkan semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan yang kompak, peduli, dan saling membantu.
Gotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran di Blok Prempu 1, Desa Eretan Wetan, tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat sekaligus menumbuhkan kembali semangat kebersamaan setelah warga mengalami musibah.
(Tim MSN Indramayu)



