Gunungsitoli-Nias//MSN,
Pemerintah Kota Gunungsitoli terus memperkuat sinergi dalam pengembangan sektor pertanian modern melalui Program PM-AAS (Pertanian Modern/Advanced Agriculture System). Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Program PM-AAS yang berlangsung di Aula Rapat Wali Kota Gunungsitoli Lantai II, Selasa (4/8/2026).
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, S.H., Kepala Balai Besar beserta Ibu, perangkat daerah terkait, serta para penyuluh pertanian se-Kepulauan Nias.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota mengapresiasi komitmen dan dukungan seluruh pihak dalam mendorong pengembangan pertanian modern. Ia menekankan pentingnya pengawasan, pelaporan, serta evaluasi secara berkala untuk memastikan setiap tahapan program berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi para petani.
Selain itu, Wakil Wali Kota menyoroti pentingnya penguatan infrastruktur pertanian, khususnya jaringan irigasi sebagai salah satu faktor pendukung peningkatan produktivitas pertanian. Para penyuluh pertanian juga didorong untuk mengembangkan demplot (demonstration plot) sebagai sarana pembelajaran, percontohan, sekaligus penerapan teknologi dan inovasi pertanian secara langsung di lapangan.
Melalui Program PM-AAS, Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga sektor pertanian semakin maju dan produktif, mampu mendukung ketahanan pangan, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Red/Tim)


