Binjai//MSN,
Heboh gaes Rajia dilakukan polantas Polres Binjai bera dari ruang media sosial diramaikan video razia kendaraan bermotor yang dilakukan aparat kepolisian hingga ke jalan-jalan di kawasan perkampungan membuat pemandangan lucu.
Kejadian ini dinilai tak lazim oleh sebagian warga, karena razia biasanya hanya dilakukan di ruas jalan utama kota, tapi merambat sampai ke kampung-kampung, sangat lucu kerja polantas ini.
Salah satu video yang viral diunggah akun Facebook Romi Rivaldo Sembiring. Dalam videonya, ia memperingatkan pengendara untuk berhati-hati melintasi Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Pujidadi, Kecamatan Binjai Selatan, karena sedang berlangsung razia polisi hingga keperkampungan.
“Yang mau lewat harap hati-hati, ya. Lagi ada razia, banyak yang kena tangkap tuh,” ujar Romi dalam video berdurasi singkat tersebut.
Warganet pun bertanya-tanya, mengapa razia dilakukan hingga menyasar ke lingkungan pemukiman?.
Tidak hanya di Binjai Selatan, razia serupa juga berlangsung di Simpang Gumet, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, yang masih berada dalam wilayah hukum Polres Binjai.
Dalam operasi tersebut, banyak pengendara terjaring karena tidak membawa surat kendaraan, belum membayar pajak kendaraan bermotor, tidak memakai helm, hingga menggunakan knalpot brong (tidak standar).
Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas AKP Syamsul melalui Kanit Turjawali Satlantas Polres Binjai, Ipda Mario, menjelaskan bahwa razia tersebut merupakan razia yustisi patuh pajak yang digelar Dinas Pendapatan Provinsi Sumatera Utara (Dispenda Sumut) bekerja sama dengan Polres Binjai.
“Razia ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar membayar pajak kendaraan bermotornya secara tepat waktu,” kata Ipda Mario saat ditemui di Mapolres Binjai, Rabu (6/8/2025).
Hasilnya, razia ini dinilai cukup efektif. Banyak warga yang kemudian bergegas mengurus dan melunasi pajak kendaraan mereka untuk menghindari sanksi saat razia.
“Supaya nggak kena razia, sekarang saya mau nggak mau harus bayar pajak kendaraan. Soalnya tiap pagi antar anak sekolah, tapi di mana-mana sekarang banyak razia,” ucap Nani, seorang warga Pujidadi, mengeluh.
Kepolisian dan Dispenda mengimbau kepada masyarakat agar selalu membawa surat kendaraan lengkap, menggunakan perlengkapan berkendara sesuai aturan, dan membayar pajak kendaraan secara berkala. Hal ini demi menciptakan kedisiplinan berlalu lintas dan meningkatkan penerimaan daerah dari sektor pajak.
(Tim Red)

