MEDAN // MSN,
Selamat dengan nuansa adat simbol ulos yang ditujukan kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gideon Arif Setyawan. Karena penghormatan, kebanggaan, dan kearifan lokal khas Batak – pemberian ulos.
"Dari Tarutung ke Balige,
Angin sejuk singgah di dada.
Ulos disampir dengan sukacita,
Selamat datang, Ke Sultra nantinya jadilah tetap pemimpin bijaksana."
"Air Danau Toba jernih berkilau,
Dihiasi sinar mentari pagi.
Ulos ditarikan dengan manortor bak raja,
Selamat bertugas, Kombes Gideon Arif yang kami hormati."
"Naik sipirok turun ke Dolok,
Bawa ulos dengan penuh adat.
Kapolrestabes yang tangguh dan tegak,
Medan aman karena kepemimpinan yang hebat."
"Ulos Batak lambang Kasih,
Diberikan dengan tulus dan bersih.
Semoga Bapak penuh diberkati Yesus penuh kasih,
Memimpin kota dengan hati yang bersih."
"Ulos ragidup warnanya terang,
Dikasih penuh harap dan doa.
Selamat datang pemimpin yang tenang,
Bawa Medan menuju damai sejahtera."
"Tikar dibuka, ulos disulam,
Tanda hormat bagi pemegang amanah.
Kombes Gideon, pemimpin yang kalem,
Selamat berkarya penuh berkah."
"Hujan turun di tanah Deli,
Ulos disulam benang berseri.
Kami bersyukur dan bangga sekali,
Medan dijaga pemimpin berbudi pekerti."
"Sungguh indah Ulos Sirara
ditenun gadis lampu bercahaya
Bila tiba nanti di Sultra
Jangan lupa kawan & saya".
"Harum memang minyak Mur
dipakai nak, dara duduk di teras
moga Bapak panjang umur
bersama keluarga Horas-Horas!".
Oleh: Joe Sidjabat & Tim Redaksi
Pimpinan Umum MSN.
