-->


News

Masjid Nurul Hasanah SMAN 2 Lubuk Pakam Resmi Diresmikan, Jadi Pusat Pembinaan Karakter dan Keimanan Siswa

Admin

 
Deli Serdang // MSN,

Masjid Nurul Hasanah di SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, resmi diresmikan, Rabu pagi (26/8/2026). Peresmian tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar sekolah dalam memperkuat pembinaan keimanan, ketakwaan, karakter, serta akhlak peserta didik.

Peresmian dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, dan dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta kebaktian umat Kristen yang diikuti para peserta didik.

Turut hadir Kacabdis Pendidikan Wilayah I David E. Nainggolan, para kepala SMA/SMK di lingkungan Cabdis Wilayah I, Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Sari Manurung, S.Pd., M.Pd., jajaran wakil kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan, komite sekolah, serta siswa-siswi.

Empat Tahun Perjuangan hingga Berdiri Megah

Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Sari Manurung, mengungkapkan bahwa pembangunan Masjid Nurul Hasanah bukanlah proses singkat. Pembangunan tersebut melewati perjalanan panjang, berbagai dinamika, serta tantangan yang harus dihadapi bersama.

Sari mengenang saat pertama kali mendapat amanah memimpin SMAN 2 Lubuk Pakam sekitar empat tahun lalu. Saat itu, bangunan tempat ibadah tersebut masih berupa pondasi dan rangka awal pembangunan.

“Kala itu kondisi bangunan tempat ibadah kita masih berupa pondasi dan rangka yang dalam tahap pembangunan awal serta masih sangat banyak hal yang harus dibenahi di berbagai sisi,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai kendala yang muncul selama proses pembangunan tidak menyurutkan semangat seluruh pihak untuk menyelesaikan pembangunan masjid.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap panitia pembangunan, jajaran guru dan staf, komite sekolah, orang tua, alumni, donatur, serta seluruh pihak yang memberikan dukungan.

“Selama empat tahun perjalanan ini saya sangat bersyukur dan bangga karena didampingi oleh tim kerja yang luar biasa solid, mulai dari panitia pembangunan, jajaran guru, staf, komite sekolah hingga orang tua,” katanya.

Kerja keras dan kebersamaan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Masjid Nurul Hasanah kini berdiri dan siap dimanfaatkan sebagai sarana ibadah sekaligus ruang pembinaan bagi warga sekolah.

“Berkat kerja keras, komitmen tanpa henti dan kebersamaan yang tak tergoyahkan, sedikit demi sedikit proses pembangunan ini terus berjalan maju hingga akhirnya pada hari yang bersejarah ini Masjid Nurul Hasanah berdiri dengan megah dan siap untuk digunakan,” jelasnya.

Bukan Sekadar Bangunan

Sari menegaskan, keberadaan Masjid Nurul Hasanah tidak boleh dimaknai sebatas selesainya pembangunan sebuah gedung. Lebih dari itu, masjid tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan positif yang mampu membentuk karakter dan akhlak peserta didik.

Nama Nurul Hasanah, yang bermakna Cahaya Kebaikan, diharapkan menjadi doa sekaligus semangat agar masjid tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah.

Ia pun mengajak seluruh warga SMAN 2 Lubuk Pakam untuk bersama-sama memakmurkan masjid melalui kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan yang positif.

“Mari kita memakmurkan masjid ini bersama-sama dengan kegiatan-kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan yang positif,” tuturnya.

Tanggung Jawab Baru Dimulai

Bagi Sari, peresmian bukanlah garis akhir. Justru setelah masjid resmi digunakan, muncul tanggung jawab baru untuk menjaga, merawat, dan menghidupkan fungsi masjid tersebut.

Ia meminta seluruh warga sekolah menjaga kebersihan, kerapian, serta suasana ibadah agar Masjid Nurul Hasanah dapat terus memberikan manfaat.

“Tugas belum selesai. Setelah diresmikan, kewajiban selanjutnya adalah merawat, menjaga kerapian dan menghidupkan suasana ibadah di dalamnya agar masjid ini senantiasa memancarkan cahaya kebaikan bagi lingkungan SMAN 2 Lubuk Pakam,” pungkasnya.

Peresmian Masjid Nurul Hasanah sekaligus menjadi catatan penting perjalanan SMAN 2 Lubuk Pakam. Setelah melewati proses pembangunan selama bertahun-tahun, fasilitas tersebut kini diharapkan tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang berkarakter, berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap sesama.(Helpon Manurung)

Share:
Komentar

Berita Terkini