LEBAK//MSN,
Dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam kasus penculikan aktivis di Lebak memicu sorotan tajam. Salah satu fakta yang perlu didalami secara mendalam adalah informasi bahwa korban diduga dibawa ke kediaman Ketua DPRD Lebak. King Naga (GMBI Distrik Lebak) menegaskan hal ini harus ditelusuri secara profesional untuk mengungkap konteks kejadian, siapa saja yang berada di lokasi, serta kaitannya dengan alur perkara secara utuh.
Serupa disampaikan Sigit Priatna Putra, Ketua DPW LSM Laskar NKRI Provinsi Banten. Ia mengimbau seluruh pihak menahan diri dari kesimpulan dini sebelum proses hukum menghasilkan temuan yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami meminta tidak boleh ada satu pun pihak yang kebal terhadap pemeriksaan. Jika memang tidak terlibat, pemeriksaan yang objektif justru akan membuktikan kebenaran tersebut,” tegas Sigit.
Karena hal tersebut, GMBI Distrik Lebak bersama Laskar NKRI DPW Banten secara resmi mendesak Divisi Propam Mabes Polri melakukan pemeriksaan sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap penanganan kasus di Polda Banten. Hal ini mencakup klarifikasi terkait pernyataan publik yang menyebutkan pihak-pihak tertentu tidak terlibat, yang dinilai berpotensi prematur.
Mereka menekankan pentingnya pengawasan internal agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri tetap terjaga. Setiap tahap hukum harus berjalan murni berbasis bukti, aturan prosedur, dan prinsip profesionalitas yang tinggi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Polda Banten terkait desakan pemeriksaan dan evaluasi yang disampaikan kedua organisasi kemasyarakatan tersebut.
(Tim )
Sumber: Ketua LSM GMBI Distrik Lebak ( King Naga )
