-->


News

Pedagang Mengeluh, Fasilitas Pusat Pasar Memprihatinkan! PUD Pasar Medan Akui Banyak Kerusakan dan Janji Lakukan Perbaikan Bertahap

Admin

Medan // MSN,

Gelombang protes pedagang akhirnya memaksa manajemen PUD Pasar Kota Medan angkat bicara. Setelah puluhan pedagang mendatangi Kantor PUD Pasar Kota Medan untuk menyuarakan keluhan terkait kondisi Pusat Pasar yang dinilai semakin memprihatinkan, Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan, Anggia Ramadhan, mengakui masih banyak fasilitas yang membutuhkan perbaikan.

Aksi yang berlangsung di Kantor PUD Pasar Kota Medan, Jalan Razak Baru, Kecamatan Medan Petisah, Senin (6/7/2026), menjadi cerminan kekecewaan para pedagang yang selama ini menggantungkan hidupnya di salah satu pusat perdagangan terbesar di Kota Medan tersebut.

Para pedagang menuntut kepastian terkait kondisi fasilitas pasar yang disebut-sebut mengalami kerusakan di sejumlah titik. Mereka berharap pemerintah dan pengelola tidak menutup mata terhadap persoalan yang dinilai berdampak langsung terhadap aktivitas perdagangan dan kenyamanan pengunjung.

Menanggapi tuntutan tersebut, Anggia Ramadhan membenarkan bahwa pihaknya telah menerima seluruh aspirasi yang disampaikan massa aksi. Ia mengakui beberapa fasilitas di Pusat Pasar memang memerlukan perhatian serius dan saat ini sedang dilakukan pendataan untuk menentukan skala prioritas perbaikan.

"Memang beberapa fasilitas di Pusat Pasar perlu dilakukan perbaikan, dan itu sedang kita data dan cek langsung ke lokasi untuk prioritas dikerjakan," ujar Anggia, Selasa (7/7/2026).

Namun demikian, Anggia menegaskan bahwa perbaikan yang akan dilakukan bukan berupa revitalisasi total. PUD Pasar Medan hanya akan melakukan pembenahan terhadap fasilitas yang dianggap paling mendesak sesuai kemampuan keuangan perusahaan.

Pernyataan tersebut sekaligus mengisyaratkan bahwa keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala utama dalam percepatan pembenahan fasilitas pasar.

"Perbaikan nanti tidak menggunakan APBD Kota Medan. Makanya kita sesuaikan dulu, mana yang masuk prioritas untuk diselesaikan demi kenyamanan pedagang dan pengunjung," katanya.

Pernyataan ini memunculkan pertanyaan publik mengenai kemampuan keuangan PUD Pasar Kota Medan dalam menjaga kualitas fasilitas pasar yang menjadi sumber pendapatan perusahaan daerah tersebut. Di tengah tingginya aktivitas perdagangan, pedagang berharap persoalan fasilitas tidak terus berlarut hingga mengganggu roda perekonomian masyarakat.

Dalam aksi tersebut, suasana sempat memanas saat dialog antara massa dan pihak manajemen berlangsung hingga malam hari. Beruntung, situasi dapat dikendalikan setelah pihak kepolisian turut melakukan mediasi.

"Kami menerima dengan baik pendemo yang datang. Situasi seketika memanas, namun berhasil diredam bersama pihak kepolisian yang ada di lokasi. Diskusi kembali kami lanjutkan dan semua aspirasi sudah kita tampung untuk dipelajari," ungkap Anggia.

Kini para pedagang menunggu bukti nyata, bukan sekadar janji. Sebab, persoalan fasilitas pasar bukan hanya menyangkut kenyamanan, tetapi juga menyentuh keberlangsungan usaha ribuan pedagang serta kepercayaan masyarakat yang setiap hari berbelanja di Pusat Pasar Medan.

Publik berharap komitmen perbaikan yang disampaikan manajemen PUD Pasar Kota Medan benar-benar diwujudkan dalam langkah konkret, sehingga keluhan yang selama ini berulang tidak kembali menjadi persoalan tahunan tanpa penyelesaian yang jelas.

(Tim Redaksi MSN ID)

Share:
Komentar

Berita Terkini