-->



News

BUPATI DELI SERDANG BERSIH-BERSIH! Ketua FKDM Dicopot Usai Muncul Pesan "Satu Komando Turunkan Prabowo", Kepala Kesbangpol Ikut Mundur

Admin

 

DELI SERDANG //MSN,

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, mengambil langkah tegas menyusul beredarnya pesan bertuliskan "Satu Komando Turunkan Prabowo" di grup WhatsApp internal Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

Sebagai tindak lanjut, Sularno, yang disebut sebagai pengirim pesan tersebut, resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua FKDM pada Rabu, 15 Juli 2026. Jabatan itu kemudian dipercayakan kepada Nasib Solichin berdasarkan Keputusan Bupati Deli Serdang Nomor 100.3.3.2/629/KPTS/2026.

Bupati Asri menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Deli Serdang tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan yang dinilai berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan maupun kondusivitas daerah.


«"Saya tidak akan mentoleransi setiap tindakan yang mencederai integritas pemerintahan dan mengganggu kondusivitas daerah," tegas Asri Ludin Tambunan.»

Informasi yang dihimpun menyebutkan, percakapan di grup WhatsApp FKDM awalnya membahas antrean kendaraan di sejumlah SPBU serta potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Di tengah diskusi tersebut kemudian muncul pesan yang berisi ajakan "Satu Komando Turunkan Prabowo", yang memicu perhatian dan berujung pada evaluasi internal.

Dalam perkembangan selanjutnya, Kurnia Boloni Sinaga, yang menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Deli Serdang sekaligus penasihat FKDM, tidak disebut sebagai pengirim pesan tersebut. Namun, ia dinilai tidak segera mengambil langkah berupa teguran maupun tindakan terhadap pesan yang muncul di forum internal tersebut. Sikap itu kemudian menjadi sorotan dan dianggap sebagai bentuk kurang optimalnya pengawasan.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral, Kurnia Boloni Sinaga mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Kesbangpol. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang selanjutnya menunjuk Anwar Sadat Siregar sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kesbangpol.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat penjelasan resmi secara menyeluruh mengenai latar belakang, konteks, maupun tujuan pengiriman pesan tersebut sehingga peristiwa ini masih menyisakan sejumlah pertanyaan di ruang publik.

Sebagai informasi, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) merupakan wadah yang melibatkan unsur masyarakat untuk memberikan informasi dan deteksi dini kepada pemerintah daerah terkait potensi ancaman terhadap keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat. Karena memiliki fungsi strategis tersebut, setiap dinamika yang terjadi di lingkungan FKDM menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

(Red/Tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini