Karo //MSN,
Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja terus digencarkan jajaran kepolisian. Kali ini, Polsek Berastagi menyasar kalangan pelajar melalui kegiatan edukasi dan pembinaan di SMK Negeri 1 Merdeka, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Minggu.(14/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diawali dengan pelaksanaan apel pagi di lapangan sekolah. Kapolsek Berastagi, AKP Henry DB Tobing, S.H., bertindak sebagai pembina apel didampingi Kepala SMK Negeri 1 Merdeka, Mbina Bangun, S.Pd., M.Psi.
Dalam arahannya, Kapolsek menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba, aksi tawuran, keterlibatan dalam geng motor, hingga balap liar merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda.
Selain berdampak pada pendidikan dan kehidupan sosial, berbagai tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum yang tidak ringan.
"Kami ingin para pelajar memahami bahwa narkoba dan kenakalan remaja bukan hanya merusak diri sendiri, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan serta merugikan keluarga dan lingkungan sekitar," tegas Kapolsek di hadapan para siswa.
Sebagai bentuk langkah preventif, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan tas dan telepon genggam siswa oleh personel Polsek Berastagi bersama para guru wali kelas.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak adanya barang terlarang maupun hal-hal yang berpotensi memicu pelanggaran tata tertib sekolah dan perilaku negatif lainnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Koramil yang diwakili Serka Sujianto, personel Polsek Berastagi, serta jajaran dewan guru SMK Negeri 1 Merdeka.
Kepala SMK Negeri 1 Merdeka menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polsek Berastagi dalam memberikan pembinaan kepada para siswa.
Menurutnya, sinergi antara pihak sekolah, aparat keamanan, dan orang tua sangat penting dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif yang semakin kompleks.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, para pelajar diharapkan memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai bahaya narkoba, risiko tawuran, geng motor, dan balap liar, sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga disiplin, mematuhi hukum, serta fokus membangun masa depan yang lebih baik.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari para siswa maupun pihak sekolah.(PJS)

