Makassar // MSN,
Jajaran Pengurus Daerah (Pengda) Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Sulawesi Selatan menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (TOT) Tata Kelola dan Sertifikasi Jurnal Ilmiah pada Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang ICT Lantai 2 Gedung Menara Pinisi, Universitas Negeri Makassar, dan diikuti oleh jajaran pengurus serta anggota RJI Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang pengelolaan jurnal ilmiah, khususnya bagi para pengurus RJI Sulsel yang selama ini aktif mendampingi pengelola jurnal di berbagai perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memperkuat kompetensi teknis dan strategis dalam tata kelola jurnal yang profesional dan berstandar nasional maupun internasional.
Ketua RJI Sulawesi Selatan, Dr. Ir. Akbar Iskandar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan TOT ini bertujuan untuk meng-upgrade keterampilan para pengurus RJI dalam mengelola jurnal ilmiah secara lebih baik, efektif, dan profesional. Menurutnya, perkembangan dunia publikasi ilmiah menuntut pengelola jurnal untuk terus memperbarui pengetahuan dan kompetensinya.
Ia menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti pelatihan ini dipersiapkan menjadi trainer yang nantinya mampu memberikan pendampingan kepada berbagai jurnal ilmiah di Sulawesi Selatan maupun daerah lainnya. Pendampingan tersebut diarahkan untuk membantu jurnal-jurnal meningkatkan kualitas pengelolaan sehingga dapat meraih peringkat akreditasi yang lebih tinggi.
Lebih lanjut, Akbar Iskandar menegaskan bahwa RJI Sulsel memiliki komitmen kuat untuk mendorong jurnal-jurnal binaannya agar mampu mencapai peringkat terbaik dalam sistem akreditasi nasional. Bahkan, tidak menutup kemungkinan jurnal-jurnal tersebut dapat berkembang menuju indeksasi internasional bereputasi Scopus.
Kegiatan TOT ini secara resmi dibuka oleh Dr. Ir. Yasdin, S.Pd.M.Pd.,M.Sc. Pelaku Kepala Pusat Publikasi dan HKI LP2M Universitas Negeri Makassar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan peningkatan mutu publikasi ilmiah di Indonesia.
Menurut Yasdin, keberadaan trainer yang kompeten akan sangat membantu pengelola jurnal dalam memahami berbagai regulasi, standar akreditasi, dan perkembangan teknologi publikasi ilmiah. Oleh karena itu, ia menyambut baik kehadiran seluruh peserta TOT yang datang untuk belajar sekaligus mengembangkan kapasitas diri sebagai pendamping jurnal profesional.
Dalam kesempatan tersebut, Yasdin juga mengajak para pengelola jurnal untuk semakin akrab dengan perkembangan teknologi mutakhir. Pemanfaatan teknologi digital, kecerdasan buatan, serta berbagai platform pengelolaan jurnal yang terus berkembang dinilai dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan publikasi ilmiah.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini sejumlah pengurus inti RJI Sulsel, di antaranya Ansari Saleh, M.Sc.,Ph.D. Ketua bidang ICT RJI Sulsel, anggota Dewan Pengawas RJI Pusat, Dr.Ir. Ramlan Mahmud,S.Pd., M.Pd. Sekretaris RJI Sulsel Dr. Muhammad Amran, Wakil Ketua RJI Sulsel Dr. Amirullah, M.Pd., Dr. Nani Harlinda, Person in Charge (PIC) kegiatan, Dr. Janisa Pascawati, M.I,Kom, Sutrino dan Andi Nasri Abduh serta sejumlah pengurus RJI lainnya.
Pelaksanaan TOT dibagi ke dalam dua sesi materi utama yang saling melengkapi. Materi pertama mengenai Tata Kelola Jurnal Ilmiah disampaikan oleh Dr. Rizal Bakri, M.Pd. Dalam paparannya, Rizal menekankan pentingnya penerapan standar pengelolaan jurnal yang konsisten, transparan, dan berorientasi pada kualitas publikasi serta mengakrabkan diri dengan software Artificial Intellegence (AI) dalam mempercepat pengelolaannya.
Sementara itu, materi kedua membahas Akreditasi Jurnal Ilmiah yang dibawakan oleh Dr. Muhammad Amran, M.Pd. Materi ini mengupas berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian akreditasi jurnal, strategi peningkatan mutu, serta langkah-langkah yang perlu ditempuh agar jurnal dapat mencapai peringkat SINTA yang lebih tinggi hingga menuju indeksasi internasional. Melalui kegiatan ini, RJI Sulawesi Selatan berharap dapat melahirkan trainer-trainer andal yang siap mendampingi dan mempercepat peningkatan kualitas jurnal ilmiah di Indonesia, khususnya di kawasan Sulawesi Selatan.
Saat menutup acara ini, Akbar Iskandar, selaku ketua RJI Sulsel berharap TOT ini bermanfaat dalam pengembangan skill pengelola jurnal ilmiah dan ia juga berharap kegiatan semisal ini dapat berlangsung sustainable minimal sekali dalam masa kepengurusan.(Red/Tim)

