TAPANULI TENGAH//MSN,
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, SH, MH diwakili Plh. Kepala Dinas (Kadis) PUPR Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Winner Napitupulu, ST, MM pada hari Senin, (06/04/2026, bertempat di Jembatan Desa Lubuk Ampolu Kecamatan Badiri Kabupaten Tapteng menghadiri Groundbreaking Pembangunan Jembatan Garuda Kodam/Bukit Barisan secara serentak di wilayah Korem 023/Kawal Samudera.
Groundbreaking Pembangunan Jembatan Garuda ini mengusung tema "TNI hadir untuk rakyat."
Plh. Kadis PUPR Tapteng Winner Napitupulu, ST, MM menyampaikan, Pemkab Tapteng sangat berterima kasih terkhusus kepada Jajaran TNI yang sudah sangat banyak membantu Pemkab Tapteng dan masyarakat dalam percepatan penanggulangan bencana di bidang infrastruktur, salah satunya jembatan yang hari ini kita lakukan groundbreaking.
"Harapan kita kedepan, kerjasama dan sinergi ini bisa kita tingkatkan, dengan kolaborasi TNI, Polri, dan Pemkab Tapteng, serta dukungan masyarakat," kata Plh Kadis PUPR Tapteng.
Winner juga mengatakan, sejauh ini sudah ada kurang lebih 17 jembatan yang telah dibangun di Tapteng. "Untuk itu, kami kembali mengucapkan apresiasi kepada Jajaran TNI, tentu pembangunan jembatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, untuk memulihkan konektivitas, mempermudah akses pendidikan dan kesehatan, serta menggerakkan perekonomian desa,"ujarnya.
Sementara itu, Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso menyampaikan, dengan dibangunnya jembatan inikesulitan-
kesulitan akses jalan masyarakat yang terjadi saat ini segera teratasi.
"Pembangunan Jembatan ini merupakan program Pemerintah kita, TNI hanya membantu. Itu bukan pekerjaan TNI karena kebetulan mulai tahun lalu kita terkena bencana, kemudian banyak sekali kebutuhan jembatan yang harus dibangun maka ditunjuk KSAD selaku DANSATGAS pembangunan Jembatan, dengan harapan dengan adanya pembangunan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia yang terkena bencana maka kesulitan-kesulitan masyarakat terkait terputusnya lalu lintas, kemudian transportasi, kemudian perekonomian bisa teratasi.
(Red/Tim)


