TAPANULI TENGAH//MSN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) pada hari Senin, (27/04/ 2026) bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Tapteng bersama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia melaksanakan kegiatan verifikasi dan pengundian 118 unit Hunian Tetap (Huntap) Tahap Pertama (I) Pinangsori.
Pengundian Huntap Tahap I ini dilaksanakan secara terbuka dan trasparan dan disaksikan oleh masyarakat korban bencana alam. Pembangunan Huntap ini merupakan bantuan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman yang disalurkan melalui kerjasama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Doa oleh Ustad Wandi Sikumbang S.Pd.
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH, MH, mengawali sambutannya mengajak masyarakat tetap semangat, walaupun kita sedang dalam keadaan ditimpa bencana. Semangat itu menjadi energi yang menguatkan kita. Kita harus optimistis karena negara berkomitmen hadir untuk mengurus kita yang terkena bencana.
"Sejak awal komitmen Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang pertama kali yang di kunjungi oleh Presiden daerah bencana itu secara khusus datang ke Tapteng. Sejak Awal Presiden menyampaikan, masyarakat ini dibantu kita hadirkan negara di daerah-daerah bencana. Jangan kita biarkan masyarakat berkepanjangan penderitaannya," beber Masinton Pasaribu.
Bupati Tapteng mengatakan, kita prioritaskan korban yang rumahnya rusak, baik itu rumah rusak ringan, rusak sedang, rusak berat, dan rumahnya yang hilang. Itu dulu prioritaskan. Terkait kepemilikan Huntap ini nanti dilengkapi semua datanya. Selain Huntap Pinangsori, kita juga nantinya akan membangun Huntap di Rusunawa Pandan, ” kata Masinton Pasaribu.
Lebih lanjut Bupati mengatakan, Bapak ibu yang nantinya tinggal di Huntap akan kita dorong, kita akan fasilitasi pelatihan-pelatihan usaha. Kalau ada nanti lahan kita pinjaman untuk bertani atau bercocok tanam, kalau ada nanti bakat usaha akan kita latih usaha sampai bertumbuh.
(Tim)



