-->

News

Kapolda Sumut Ultimatum Jajaran: Sikat Habis Begal dan Narkoba, Tak Ada Ruang Negosiasi

Admin

Sumatera Utara // MSN,

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh jajarannya: kejahatan jalanan dan peredaran narkotika harus diberantas tanpa kompromi, Sabtu.(25/4/26)

Pernyataan ini bukan sekadar retorika. Di tengah meningkatnya keresahan masyarakat akibat aksi begal dan maraknya peredaran narkoba, Kapolda menegaskan bahwa aparat tidak boleh lagi ragu, apalagi bermain aman.

“Tidak ada toleransi. Tidak ada ruang negosiasi bagi pelaku kejahatan,” tegasnya.

Instruksi ini sekaligus menjadi ujian nyata bagi kinerja jajaran di lapangan. Kapolda menuntut tindakan cepat, terukur, dan profesional dalam memburu pelaku begal serta membongkar jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya—bukan sekadar menangkap pemain kecil.

Sorotan publik kini tertuju: apakah perintah tegas ini benar-benar akan dijalankan, atau kembali berhenti sebagai slogan?

Kapolda juga menekankan pentingnya respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat. 

Lambannya penanganan dinilai hanya akan memperbesar ruang gerak pelaku kejahatan dan meruntuhkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Di sisi lain, masyarakat diminta tidak tinggal diam. Peran aktif warga dalam memberikan informasi menjadi krusial untuk memutus mata rantai kejahatan yang selama ini kerap bergerak secara terorganisir.

Sinergi antara polisi dan masyarakat disebut sebagai kunci. Namun, tanpa keberanian aparat menindak tegas—termasuk jika ada oknum yang bermain di balik layar—komitmen “tanpa kompromi” berisiko menjadi sekadar jargon.

Kini publik menunggu bukti, bukan janji. Apakah Sumatera Utara benar-benar akan bersih dari begal dan narkoba, atau justru terus menjadi ladang empuk bagi para pelaku kejahatan?.(Red/Tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini