Medan//MSN,
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut). Penyerahan berlangsung pada Jumat (8/8/2025) di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan.
Bupati Labusel, Fery Sahputra Simatupang, hadir langsung untuk menerima DBH tersebut, yang diserahkan oleh Gubernur Sumut, M. Bobby Afif Nasution. Acara ini diikuti oleh kepala daerah dari 33 Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.
Gubernur Bobby Afif Nasution menyampaikan, total DBH yang disalurkan kali ini mencapai Rp674 miliar untuk seluruh kabupaten/kota. Penyaluran ini, kata Bobby, merupakan wujud komitmen Pemprov Sumut dalam mendukung pemerataan dan penguatan ekonomi daerah, serta bagian dari amanah undang-undang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah.
“Saya mengimbau seluruh kepala daerah agar DBH ini dikelola secara akuntabel, transparan, tepat sasaran, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Terima kasih atas kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah mengelola keuangan daerah dengan baik,” ujar Bobby.
Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, mengapresiasi dukungan Pemprov Sumut dan menegaskan bahwa DBH yang diterima akan dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan dan pelayanan publik.
“Dana Bagi Hasil ini akan kami kelola dengan penuh tanggung jawab. Kami akan fokus memanfaatkannya untuk program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti peningkatan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan jajaran Pemprov Sumut atas dukungan dan sinerginya. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja demi mewujudkan Labuhanbatu Selatan yang modern, adil, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujar Bupati Fery.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fery turut didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) M. Reza Pahlevi Nasution, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kamaluddin, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Imron Rohsadi.
(Red/A.Gulo)

