INDRAMAYU//MSN,
Pemerintah Desa (Pemdes) Babakan Jaya, Kecamatan Gabus Wetan, Kabupaten Indramayu, menggelar kegiatan pelestarian tradisi Sedekah Bumi yang berlangsung di Blok Karangturi, Desa Babakan Jaya. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk upaya masyarakat dalam menjaga, merawat, dan melestarikan tradisi serta warisan budaya leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Kegiatan Sedekah Bumi ini dihadiri oleh Kuwu Babakan Jaya, Masirin, beserta jajaran perangkat desa. Turut hadir dari unsur kepolisian, yakni Kapolsek Gabus Wetan, AKP H. Karnadi, S.H., bersama Aiptu Rasita dan jajaran anggota Polsek Gabus Wetan, pada hari Rabu,(14/10/2026)
Pelaksanaan kegiatan tersebut berlangsung sebagai bagian dari upaya mempertahankan nilai-nilai budaya lokal yang masih melekat kuat dalam kehidupan masyarakat pedesaan di Kabupaten Indramayu. Tradisi Sedekah Bumi tidak hanya menjadi kegiatan adat, tetapi juga memiliki makna sosial dan budaya yang penting bagi masyarakat, khususnya dalam mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta mengungkapkan rasa syukur atas limpahan rezeki dan hasil bumi.
Sedekah Bumi, Wujud Syukur dan Penghormatan terhadap Tradisi Leluhur
Tradisi Sedekah Bumi merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang masih dijaga oleh masyarakat di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Indramayu. Tradisi ini umumnya dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat, keselamatan, serta rezeki yang diberikan kepada masyarakat.
Bagi warga Desa Babakan Jaya, kegiatan pelestarian tradisi seperti ini juga menjadi momentum untuk menjaga hubungan harmonis antarsesama warga. Melalui kegiatan yang melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta unsur keamanan, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap budaya lokal dapat terus dipertahankan.
Selain itu, Sedekah Bumi menjadi sarana untuk mengenalkan tradisi daerah kepada generasi muda agar mereka memahami pentingnya menjaga identitas budaya dan tidak melupakan warisan leluhur di tengah perkembangan zaman.
Kuwu Masirin: Pentingnya Menjaga Warisan Budaya
Dalam kegiatan tersebut, Kuwu Babakan Jaya, Masirin, hadir bersama perangkat desa untuk mendukung pelaksanaan tradisi Sedekah Bumi di Blok Karangturi.
Kehadiran pemerintah desa merupakan bentuk perhatian terhadap pelestarian budaya masyarakat sekaligus upaya memperkuat kebersamaan antara pemerintah desa dan warga.
Dalam sambutannya, Kuwu Masirin diharapkan dapat menekankan pentingnya menjaga tradisi Sedekah Bumi sebagai warisan budaya yang memiliki nilai luhur. Tradisi ini tidak hanya berkaitan dengan ungkapan rasa syukur, tetapi juga mengandung pesan tentang pentingnya persatuan, kerukunan, serta semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui pelestarian tradisi tersebut, masyarakat diharapkan terus menjaga kekompakan dan menjadikan nilai-nilai budaya sebagai landasan dalam membangun kehidupan desa yang harmonis, aman, dan sejahtera.
Pemerintah Desa Babakan Jaya juga diharapkan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan kebudayaan masyarakat agar tradisi lokal tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Kapolsek Gabus Wetan Dukung Kebersamaan dan Kondusivitas Masyarakat
Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Gabus Wetan, AKP H. Karnadi, S.H., turut hadir bersama Aiptu Rasita dan jajaran Polsek Gabus Wetan.
Kehadiran unsur kepolisian dalam kegiatan masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri, pemerintah desa, dan warga. Sinergi tersebut penting dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif, khususnya saat masyarakat melaksanakan kegiatan adat maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, AKP H. Karnadi, S.H., diharapkan dapat menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), memperkuat persatuan, serta memelihara kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Tradisi Sedekah Bumi juga dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian bersama terhadap lingkungan dan kehidupan sosial. Dengan semangat kebersamaan, masyarakat diharapkan terus menjaga komunikasi yang baik, mengedepankan musyawarah, serta bersama-sama menciptakan suasana yang damai dan harmonis.
Keterlibatan kepolisian dalam kegiatan kemasyarakatan juga mencerminkan pentingnya membangun kedekatan dengan masyarakat. Melalui hubungan yang baik antara aparat keamanan dan warga, berbagai persoalan sosial di lingkungan desa diharapkan dapat diselesaikan secara bijaksana dan mengutamakan kepentingan bersama.
Memperkuat Gotong Royong dan Identitas Budaya Desa
Kegiatan pelestarian Sedekah Bumi di Blok Karangturi, Desa Babakan Jaya, memiliki arti penting dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal. Di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi, keberadaan tradisi leluhur perlu terus diperhatikan agar tidak kehilangan makna bagi generasi mendatang.
Pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa atau tokoh adat, melainkan juga membutuhkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat. Dukungan dari berbagai unsur, termasuk pemerintah desa dan kepolisian, dapat menjadi kekuatan dalam menjaga tradisi sekaligus membangun kehidupan masyarakat yang rukun.
Melalui kegiatan semacam ini, warga juga memiliki kesempatan untuk mempererat hubungan sosial, memperkuat rasa memiliki terhadap desa, serta menumbuhkan kesadaran bahwa kebudayaan merupakan bagian penting dari identitas masyarakat.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Sedekah Bumi, seperti rasa syukur, kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap warisan leluhur, diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sinergi Pemerintah Desa, Kepolisian, dan Masyarakat
Kehadiran Kuwu Masirin beserta perangkat Desa Babakan Jaya, Kapolsek Gabus Wetan AKP H. Karnadi, S.H., Aiptu Rasita, serta jajaran Polsek Gabus Wetan menunjukkan keterlibatan berbagai unsur dalam mendukung kegiatan masyarakat.
Sinergi antara pemerintah desa, aparat kepolisian, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan adat. Selain memperkuat hubungan kelembagaan, kebersamaan tersebut juga dapat mendorong terciptanya lingkungan desa yang aman, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan.
Dengan tetap menjaga nilai-nilai budaya serta mengedepankan kerukunan, tradisi Sedekah Bumi diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari identitas masyarakat Desa Babakan Jaya.
Kegiatan di Blok Karangturi ini menjadi pengingat bahwa tradisi leluhur bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan juga memiliki nilai yang relevan untuk memperkuat persatuan dan membangun kehidupan sosial yang lebih baik.
Melalui pelestarian Sedekah Bumi, masyarakat Desa Babakan Jaya diharapkan terus menjaga warisan budaya, memperkuat semangat gotong royong, serta mempertahankan keharmonisan antara warga, pemerintah desa, dan unsur keamanan demi terwujudnya lingkungan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera.
(Tim MSN Indramayu)


