-->


News

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Pimpin Pengarahan ASN : Minta OPD Ubah Pola Kerja Cepat, Target Terukur, dan Berdampak Nyata

Admin

 

PANDAN //MSN,

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan pengarahan dan pembinaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah yang bertempat di Gedung Serbaguna Pandan, Senin (7/9/2026) . 

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi, S.H., Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapteng Drs. Binsar TH Sitanggang, M.SP, para Staf Ahli, Asisten, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pejabat Administrator, dan Pejabat Fungsional, serta ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng).

Dalam arahannya, Bupati Masinton menegaskan bahwa seluruh OPD wajib mengubah total pola kerja agar lebih cepat, terukur, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil nyata (result-oriented). Menurutnya, program pemerintah tidak boleh sekadar menggugurkan kewajiban administratif atau menumpuk kuantitas kegiatan semata, melainkan harus mampu menyelesaikan persoalan riil di tengah masyarakat.

“Setiap OPD harus jelas apa yang dikerjakan, siapa yang mengerjakan, siapa penanggung jawabnya, apa targetnya, dan kapan harus selesai. Jangan bekerja hanya untuk memenuhi kuantitas kegiatan, tetapi harus ada hasil dan dampaknya,” tegas Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu.

Bupati menekankan pentingnya menginternalisasikan falsafah “Sahata Saoloan” ke dalam sikap, pola pikir, etos kerja, dan pelayanan publik. Semangat kebersamaan ini diminta bukan sekadar slogan, melainkan pedoman gerak kerja perangkat daerah.

Lebih lanjut, Masinton menyoroti masih ditemukannya keterlambatan dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga penyerapan anggaran. Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk menghentikan pola kerja lambat atau “lelet” serta melakukan percepatan terpadu. Setiap potensi hambatan (bottlenecking) harus diidentifikasi sejak dini dan dilaporkan agar segera memperoleh solusi bersama tanpa menunggu akhir bulan atau akhir tahun anggaran.

(Red/Tim)



Share:
Komentar

Berita Terkini