-->


News

Apartemen Disulap Jadi Gudang Vape Narkoba! Polisi Gerebek Dua Kamar: Ratusan Barang Haram Disita, Dalang Masih Buron

Admin

MEDAN // MSN,

Praktik peredaran narkoba kini makin canggih dan mengkhawatirkan. Bukan lagi sekadar paket konvensional, jaringan ini menyamarkan barang haram dalam bentuk vape. Parahnya, sebuah apartemen di kawasan Medan Area diduga dijadikan gudang penyimpanan narkoba terselubung, hingga akhirnya digerebek aparat.

Tim Polrestabes Medan melalui Satresnarkoba bergerak cepat pada Jumat (1/5) dini hari. Dua pria berinisial FS (25) dan DH (26) tak berkutik saat diringkus, setelah sebelumnya terendus melakukan transaksi mencurigakan di Jalan Kolam.

Dari penangkapan awal, polisi menyita 15 unit vape berlabel Ice Biru yang telah terindikasi mengandung narkotika. Namun pengungkapan sesungguhnya terjadi saat pengembangan dilakukan—mengarah ke sebuah apartemen yang ternyata dijadikan “gudang rahasia”.

Penggerebekan di lokasi tersebut mengungkap fakta mencengangkan:

- 294 unit vape mengandung narkoba

- 74 butir pil Happy Five

- 2 kamar dalam satu unit apartemen dijadikan tempat penyimpanan

Rafli Yusuf Nugraha menegaskan, modus ini menunjukkan adanya jaringan yang terorganisir dan berpotensi menyasar kalangan muda.

“Ada dua kamar yang mereka jadikan tempat penyimpanan narkoba. Ini masih kami dalami,” tegas Rafli.

Tak berhenti di dua pelaku, polisi kini memburu sosok kunci berinisial JD yang diduga sebagai pengendali utama. Statusnya telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), dan keberadaannya masih menjadi teka-teki.

Kasus ini membuka mata publik: peredaran narkoba kini menyusup dalam bentuk yang tampak “legal” dan populer. Vape yang selama ini dianggap gaya hidup, justru dimanfaatkan sebagai medium distribusi zat berbahaya.

Pertanyaannya kini mengemuka:

Seberapa luas jaringan ini? Dan berapa banyak yang sudah beredar tanpa terdeteksi?

Dengan satu pelaku utama masih buron, tekanan publik terhadap aparat semakin besar. Masyarakat menunggu—bukan hanya penangkapan, tapi pembongkaran tuntas hingga ke akar jaringan.(Red/Tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini