MEDAN //MSN,
Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sekelompok pendaki yang berteriak-teriak tidak jelas di puncak Gunung Sibayak.
Aksi tersebut menuai tanggapan karena dinilai tidak menghormati nilai-nilai adat setempat, khususnya masyarakat suku Karo.
Video yang diunggah oleh akun TikTok @tfrsz pada Jumat (27/3/2026) itu memperlihatkan perilaku sejumlah pendaki yang dianggap kurang beretika saat berada di kawasan gunung.
Dalam rekaman tersebut, terdengar teriakan-teriakan yang dinilai mengganggu ketenangan serta kesakralan lokasi.
Menanggapi hal ini, sejumlah tokoh masyarakat dan penggerak adat Karo menyampaikan kekecewaan mereka.
Mereka menilai tindakan tersebut sebagai bentuk ketidaksopanan terhadap kearifan lokal yang selama ini dijunjung tinggi di kawasan tersebut.
“Mendaki gunung bukan hanya soal mencapai puncak, tetapi juga menjaga sikap dan menghormati adat serta lingkungan sekitar,” ujar salah satu perwakilan masyarakat adat.
Lebih lanjut, masyarakat mendesak agar pihak terkait dapat memberikan tindakan tegas terhadap pelaku, guna memberikan efek jera sekaligus menjadi pelajaran bagi para pendaki lainnya agar lebih menjaga etika selama berada di alam terbuka.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi para pendaki untuk selalu menjunjung tinggi nilai sopan santun, menghormati budaya lokal, serta menjaga kelestarian alam di setiap destinasi yang dikunjungi.
(Red/Tim)

