MEDAN // MSN,
Parsadaan Situmorang Sipitu Ama dohot Boruna (PSSAB) se-Indonesia menggelar Musyawarah Besar (Mubes) V pada 17–18 Juli 2026 di Grand City Hotel, Kota Medan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar PSSAB dalam memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan untuk periode mendatang.
Pembukaan Mubes dilaksanakan pada Jumat (17/7/2026) dan dihadiri Ketua Umum PSSAB, Sudung Situmorang, SH., M.H., didampingi istri Nila Panjaitan, S.E., serta diikuti para pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), tokoh adat, sesepuh, dan perwakilan keluarga besar Situmorang Sipitu Ama dohot Boruna dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebelum pelaksanaan Mubes, Pengurus Pusat bersama panitia telah menggelar rapat koordinasi di Restoran Belut Garing Helvetia, Medan. Rapat tersebut dipimpin jajaran panitia yang terdiri dari Ketua Panitia Binsar Situmorang, Sekretaris Anton L. Situmorang, dan Bendahara Jhonson HT Situmorang, S.H., bersama sejumlah tokoh adat guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik.
Koordinasi tersebut membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan, mulai dari kesiapan peserta, mekanisme persidangan, hingga tahapan registrasi yang telah dipersiapkan sejak awal tahun 2026.
Mewakili Panitia Pelaksana, Jhonson HT Situmorang, S.H., menyampaikan bahwa Mubes V bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali persaudaraan seluruh keturunan Situmorang Sipitu Ama dohot Boruna yang tersebar di berbagai daerah.
"Kami berharap Musyawarah Besar ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi, memperkuat persatuan, serta menjadi momentum untuk meningkatkan kebersamaan seluruh keluarga besar PSSAB di Indonesia," ujarnya.
Selain membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan, Mubes V PSSAB juga dijadwalkan membahas berbagai program strategis organisasi, penyempurnaan kebijakan internal, AD/ART serta pemilihan kepengurusan untuk periode berikutnya sesuai mekanisme organisasi.
Melalui Musyawarah Besar ini, PSSAB diharapkan semakin memperkokoh perannya sebagai organisasi kekerabatan yang mampu menjaga nilai-nilai budaya, mempererat silaturahmi antarmarga, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.(Red/Tim)


