PANDAN//MSN,
Apel Hari Kesadaran Nasional secara rutin dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN), memantapkan kualitas pengabdian, serta memperkuat pelayanan publik. Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi pada hari Jumat, 17 April 2026 bertempat di Lapangan Sepakbola Pandan bertindak selaku Pembina Upacara Hari Kesadaran Nasional Korps Pegawai Negeri (KORPRI) tingkat Kabupaten Tapteng,
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi dalam amanatnya menyampaikan, kita selaku ASN harus selalu mempedomani Pancasila dan UUD 1945 yang merupakan landasan tertinggi bagi ASN dalam bekerja, dalam menjalankan tugas negara, menjadi dasar kesetiaan, dan sumber nilai dasar ASN, wajib setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.
Ia menegaskan, Panca Prasetya KORPRI adalah lima janji suci dan pedoman moral yang wajib dihafal serta diimplementasikan oleh setiap ASN dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Janji ini mencakup ketaatan kepada Tuhan, Pancasila, UUD 1945, NKRI, kehormatan jabatan, mengutamakan kepentingan Negara dari pada kepentingan pribadi, serta menjunjung tinggi kejujuran dan profesionalisme.
"Ada tanggung jawab kita selaku ASN, kita tau bersama Pak Bupati di berbagai kesempatan menekankan ASN di lingkungan Pemkab Tapteng untuk melakukan perubahan perilaku dan kinerja agar selaras dengan prinsip pelayanan publik yaitu pelayanan BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif)," kata Mahmud Efendi.
Lebih lanjut Mahmud Efendi mengatakan, untuk mewujudkan ASN BerAKHLAK maka dibutuhkan sinergitas antar OPD. OPD harus saling berkolaborasi, bekerja sama, untuk terwujudnya layanan publik yang optimal juga harus didukung disiplin ASN dalam bekerja," pungkas Wakil Bupati Tapteng.
Acara Hari Kesadaran ini diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah Drs. Binsar Tua Hamonangan Sitanggang, M.SP, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setdakab Tapteng.
(Red/Tim)


