MEDAN //MSN,
Praktik perjudian tembak ikan di wilayah Sumatera Utara kembali menjadi sorotan tajam publik.
Hingga kini, aktivitas yang diduga dikelola oleh sosok bernama Cici bersama jaringan yang dikaitkan dengan Asen disebut masih terus beroperasi secara terbuka di sejumlah titik, khususnya kawasan Medan Utara.
Berdasarkan hasil penelusuran serta laporan warga, praktik perjudian ini tidak hanya berlangsung di satu lokasi, melainkan telah menyebar di berbagai wilayah seperti Belawan, Medan Marelan, hingga Labuhan Deli.
Sejumlah lokasi bahkan disebut beroperasi hampir tanpa henti dan berada di pinggir jalan besar, sehingga terkesan tidak tersentuh penindakan hukum.
Penelusuran di lapangan juga menguatkan adanya aktivitas perjudian di kawasan strategis seperti Jalan M. Basir Marelan dan sekitarnya, yang disebut berlangsung terang-terangan tanpa hambatan berarti.
Warga menduga jaringan perjudian ini terorganisir dengan rapi. Nama Cici disebut sebagai pengelola lapangan, sementara sosok Asen dikaitkan sebagai bagian dari jaringan yang lebih besar dalam mengendalikan aktivitas tersebut.
Ironisnya, meskipun aktivitas berlangsung secara terbuka, hingga saat ini belum terlihat langkah tegas dari aparat penegak hukum (APH). Kondisi ini memunculkan dugaan adanya pembiaran, bahkan isu keterlibatan oknum yang diduga menerima setoran mulai beredar di tengah masyarakat.
“Sudah lama buka, bahkan sempat tutup kalau ada kabar razia. Tapi setelah itu buka lagi seperti biasa,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Sorotan keras juga disampaikan oleh aktivis sosial, Hombing. Ia menilai aparat penegak hukum tidak boleh tinggal diam melihat maraknya praktik perjudian tersebut.
“Ini sudah sangat meresahkan dan terkesan dibiarkan. Kami mendesak Polres Pelabuhan Belawan segera bertindak tegas. Jangan sampai muncul persepsi bahwa hukum bisa dikendalikan oleh praktik ilegal,” tegas Hombing, Senin (13/4/2026).
Ia juga menambahkan bahwa jika tidak ada tindakan nyata dalam waktu dekat, kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum akan semakin menurun.
“Kalau ini terus dibiarkan, publik akan bertanya: ada apa sebenarnya? Penegakan hukum tidak boleh kalah oleh praktik perjudian,” tambahnya.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera turun tangan secara serius, melakukan penertiban menyeluruh, serta mengungkap pihak-pihak yang berada di balik jaringan perjudian tersebut.
(Red/Tim)

