KARO // MSN,
Nama Danke Boru Rajagukguk, S.H., M.Si menjadi sorotan publik, khususnya di Sumatera Utara, terkait penanganan kasus dugaan korupsi proyek video profil desa yang menjerat Amsal Christy Sitepu.
Baru beberapa bulan menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Danke langsung menghadapi perhatian luas seiring dinamika perkara tersebut yang berkembang hingga ke tingkat nasional.
Danke Rajagukguk ditunjuk sebagai Kajari Karo berdasarkan Surat Keputusan Nomor Kep IV-1425 Tahun 2025 tertanggal 13 Oktober 2025 yang ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan, Hendro Dewanto.
Ia kemudian resmi dilantik pada 5 November 2025 oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, di Kantor Kejati Sumut, Medan. Dalam jabatan tersebut, Danke menggantikan Darwis Burhansyah yang dimutasi menjadi Kajari Tanjung Perak, Jawa Timur.
Perempuan Pertama Menjabat Kajari Karo
Penunjukan Danke Rajagukguk mencatat sejarah tersendiri di lingkungan Kejaksaan. Ia menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai Kajari Karo, setelah sebelumnya posisi tersebut selalu diisi oleh laki-laki.
Karier dan rekam jejaknya di institusi Adhyaksa dinilai menjadi faktor penting yang mengantarkannya ke posisi strategis tersebut.
Disorot dalam Penanganan Kasus
Sorotan terhadap Danke muncul seiring penanganan kasus dugaan korupsi proyek video profil desa di Kabupaten Karo.
Dalam perkara ini, Amsal Christy Sitepu berstatus terdakwa dan menyatakan tidak bersalah. Kasus ini juga mendapat perhatian dari Komisi III DPR RI.
Perkembangan terbaru, majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan mengabulkan pengalihan status penahanan terhadap Amsal.
Terkait penanganan perkara tersebut, Danke Rajagukguk bersama Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Karo dipanggil oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) untuk dimintai klarifikasi.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Rizaldi, membenarkan pemanggilan tersebut.
“Iya, Kajari Karo dan Kasi Pidsus dimintai klarifikasi terkait penanganan perkara Amsal Sitepu,” ujarnya.
Perjalanan Karier
Danke Rajagukguk memulai kariernya di Kejaksaan sejak lulus sebagai CPNS pada tahun 2007 dan mengikuti pendidikan jaksa pada 2009.
Alumni Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen Medan ini telah bertugas di berbagai daerah, antara lain:
- Kejaksaan Negeri Simalungun
- Kejaksaan Negeri Pematangsiantar
- Kejaksaan Negeri Subang, Jawa Barat
- Gedung Bundar JAM Pidsus Kejaksaan Agung
- Koordinator di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Pontianak
Pengalaman panjang tersebut mengantarkannya dipercaya memimpin Kejaksaan Negeri Karo.
LHKPN: Kekayaan Minus
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi pada 3 Maret 2026 untuk periodik 2025, Danke tercatat memiliki kekayaan sebesar minus Rp140 juta.
Dalam laporan tersebut, ia juga memiliki utang sekitar Rp800 juta. Sebelumnya, pada 2023, total kekayaannya sempat tercatat sebesar Rp678,1 juta sebelum mengalami penurunan pada laporan tahun berikutnya.
Biodata Singkat
Nama: Danke Boru Rajagukguk, S.H., M.Si
Pendidikan: Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen Medan
Jabatan: Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo
SK Pengangkatan: Nomor Kep IV-1425 Tahun 2025 (13 Oktober 2025)
Pelantikan: 5 November 2025 oleh Harli Siregar
Catatan: Perempuan pertama yang menjabat Kajari Karo
Kini, Danke Boru Rajagukguk menjadi perhatian publik seiring penanganan kasus Amsal Christy Sitepu yang terus berkembang.
(Red/Tim)
