MEDAN//MSN,
Dalam rangka penguatan tugas dan fungsi serta memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Bejo, bersama tim melaksanakan rangkaian Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada sejumlah UPT Pemasyarakatan, dengan fokus peninjauan lahan pembangunan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Barus.
Rangkaian kegiatan dilaksanakan di beberapa UPT, antara lain Rutan Kelas IIB Sidikalang, Rutan Kelas IIB Humbahas, Lapas Kelas IIA Sibolga, Rutan Kelas IIB Tarutung, Lapas Kelas IIB Siborongborong, serta Rutan Kelas IIB Balige. Kegiatan ini bertujuan memastikan keamanan, ketertiban, serta kelayakan hunian dan fasilitas pendukung tetap terjaga secara optimal.
Secara khusus di Lapas Kelas III Barus, Kabag TU dan Umum melaksanakan peninjauan langsung terhadap lahan yang akan dihibahkan di Desa Makarti Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, seluas kurang lebih 4 hektare. Lahan tersebut merupakan Tanah Kas Desa yang direncanakan untuk mendukung pembangunan Lapas baru sebagai bagian dari penguatan sarana dan prasarana Pemasyarakatan.
“Kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan seluruh UPT Pemasyarakatan di wilayah Sumatera Utara tetap dalam kondisi aman, tertib, dan terkendali. Penguatan terhadap tugas dan fungsi pegawai menjadi prioritas agar pelaksanaan pembinaan dan pelayanan berjalan optimal,” ujar Bejo.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah desa setempat. “Terkait rencana pembangunan Lapas Kelas III Barus, kami menyambut baik dukungan Pemerintah Desa Makarti Nauli yang bersedia menghibahkan lahan seluas kurang lebih 4 hektare. Ini merupakan langkah strategis dalam peningkatan sarana dan prasarana Pemasyarakatan guna mendukung pelaksanaan tugas yang lebih efektif dan berkelanjutan.”
(Red/A.Gulo)

