-->


News

Diduga Tak Tercatat, Mobil Listrik Hibah Di Politeknik Negeri Medan Jadi Sorotan Markobar Sumut

Admin

 


Medan //MSN,

Mahasiswa Anti Korupsi Barisan Rakyat (MAKOBAR) SUMUT angkat bicara terkait dugaan tidak tercatatnya satu unit mobil listrik hibah di lingkungan Politeknik Negeri Medan (Polmed).

Dugaan tersebut memicu pertanyaan serius tentang transparansi dan tata kelola aset di institusi pendidikan negeri itu.

Ketua MAKOBAR SUMUT menyatakan, setiap aset hibah dari lembaga mana pun, terlebih dari BUMN, wajib dicatat secara resmi sebagai inventaris dan digunakan untuk kepentingan kelembagaan.

“Kalau benar tidak tercatat, ini bukan soal sepele. Ini soal tanggung jawab dan integritas dalam mengelola aset publik,” tegas ketua MAKOBAR SUMUT dalam keterangan tertulisnya.

MAKOBAR SUMUT menilai, kejelasan status kendaraan tersebut harus segera disampaikan secara terbuka kepada publik. Menurut mereka, transparansi adalah kewajiban, bukan pilihan, apalagi menyangkut barang hibah yang bernilai besar.

MAKOBAR Sumut juga meminta manajemen Politeknik Negeri Medan memberikan klarifikasi resmi dan menunjukkan dokumen pencatatan aset jika memang kendaraan tersebut telah didaftarkan sesuai aturan. Bila tidak, mereka mendorong aparat pengawas internal maupun penegak hukum untuk melakukan penelusuran.

“Kami tidak ingin berspekulasi. Tapi masyarakat berhak mendapatkan penjelasan yang jelas dan berbasis data,” lanjutnya.

MAKOBAR SUMUT menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal isu ini sebagai bentuk kontrol sosial terhadap pengelolaan aset negara di Sumatera Utara.

Hingga berita ini di terbitkan belum ada tanggapan dari pihak politeknik negeri medan mesti sudah di konfirmasi kepada direktur polmed melalui pesan singkat.

(Red/Tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini