Gunungsitoli//MSN,
Semangat membangun kemandirian pangan dari desa terus tumbuh di Kota Gunungsitoli. Panen perdana jagung hibrida oleh BUMDes Jaya Desa Humene, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi pada hari Rabu (11/02/2026), serta kegiatan penanaman jagung hibrida oleh BUMDes Umbu Harazaki Desa Hambawa, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Jumat (13/02/2026) menjadi langkah nyata mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto yang menetapkan swasembada pangan sebagai prioritas utama pemerintahan dengan target pencapaian yang dipercepat.
Di Desa Humene, panen pertama jagung hibrida disambut penuh syukur dan optimisme. Upaya yang dimulai dari pengolahan lahan, pemilihan benih unggul, hingga perawatan intensif akhirnya membuahkan hasil. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa desa memiliki potensi besar dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengelolaan pertanian yang terarah dan berkelanjutan.
Sementara itu, di Desa Hambawa, semangat yang sama tercermin melalui kegiatan penanaman jagung hibrida oleh BUMDes Umbu Harazaki. Penanaman ini bukan sekadar rutinitas musim tanam, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas produksi komoditas unggulan desa. Dengan perencanaan matang dan keterlibatan masyarakat, diharapkan hasil panen mendatang mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan serta memperkuat posisi desa sebagai pilar pembangunan daerah.
Pemerintah Kota Gunungsitoli menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif kedua BUMDes tersebut. Langkah konkret dari Desa Humene dan Desa Hambawa menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi pencapaian swasembada pangan nasional. Melalui gerakan bersama ini, Kota Gunungsitoli terus berkomitmen membangun sektor pertanian yang tangguh, produktif, dan berdaya saing demi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
(Red/Tim)

