Medan //MSN,
Gubernur Sumatera Utara Mh. Bobby Nasutiona memaparkan bahwaterhitung sejak Januari hingga 26 Juli 2025, tercatat sebanyak 23 kabupaten/kota di Sumatera Utara mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan total 120 kejadian kebakaran. Dari 120 kejadian, 61 kejadian terdapat di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, dan 59 kejadian terdapat di luar KSPN.
Hutan dan lahan di Sumatera Utara telah memberi banyak manfaat bagi hidup dan kehidupan kita. Oleh karena itu, kejadian ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua, harus menjadi dorongan bagi kita untuk bersama-sama dan berkolaborasi melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan, khususnya karhutla yang terjadi di KSPN.
Saat rapat monitoring secara virtual terkait penanganan Karhutla bersama Menteri Kehutanan RI Bapak Raja Juli Antoni, Kepala BNPB, dan Kepala BMKG, saya paparkan bagaimana upaya yang telah dilakukan. Mulai dari pemadaman, pendampingan ke kabupaten terdampak, kolaborasi bersama KPH dan TNI-Polri. Serta kolaborasi bersama BNPB dan BMKG dalam kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca di KSPN pada tanggal 26-31 Juli 2025.
Tentunya, langkah dan upaya pemadaman dan pencegahan karhutla yang dilakukan pemerintah tidak akan berjalan tanpa keterlibatan dan kolaborasi seluruh pihak. Seluruh stakeholder dan elemen masyarakat harus berperan aktif dalam mencegah dan mengatasi kebakaran yang terjadi.
( Red/A.Gulo)