Medan Deli // MSN,
Warga di Pasar 10, Jl. Veteran, Kecamatan Medan Deli, mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi tanpa pemberitahuan resmi dari PLN. Dalam satu minggu terakhir, pemadaman telah terjadi dua kali, termasuk pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB. Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan listrik kembali menyala, menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.Rabu malam (19/3/2025).
Pemadaman listrik ini semakin dirasakan dampaknya mengingat warga tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Banyak aktivitas keagamaan dan rumah tangga yang terganggu akibat pemadaman mendadak tersebut. Selain itu, warga juga mengeluhkan gangguan pada pasokan air PDAM yang kerap terjadi bersamaan dengan pemadaman listrik.
“Ini sangat mengganggu, apalagi di bulan Ramadan. Banyak yang masih beribadah saat malam hari, tapi listrik tiba-tiba mati tanpa pemberitahuan. Harusnya PLN bisa memberi informasi lebih awal supaya kami bisa bersiap,” ujar Anto, salah satu warga.
Warga juga menyoroti kebijakan PLN yang terkesan tidak adil. Mereka diwajibkan membayar denda jika terlambat membayar tagihan listrik atau meteran abondemen, tetapi PLN sendiri kerap melakukan pemadaman tanpa kompensasi atau pemberitahuan yang jelas.
“Kami terlambat bayar listrik langsung kena denda, tapi kalau PLN memadamkan listrik tanpa pemberitahuan, tidak ada ganti rugi untuk pelanggan. Ini tidak adil,” tambah seorang warga lainnya.
Masyarakat berharap PLN dapat lebih transparan dalam menginformasikan jadwal pemadaman serta memberikan kompensasi bagi pelanggan yang terdampak. Mereka juga meminta pemerintah dan pihak berwenang untuk turun tangan agar pelayanan listrik lebih adil dan profesional.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN belum memberikan keterangan resmi terkait pemadaman listrik di wilayah Pasar 10, Jl. Veteran.(Red)