-->

News

Diduga Dana BOS SMA NEGERI 2 PERCUT SEI TUAN Direkayasa dan Awak Media Diintimidasi!!

Admin

Percut Sei Tuan // MSN, 

Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SMA 2 PERCUT SEI TUAN  Suaibatul Aslamiah diduga tidak menjalankan pengolahan Sesuai dengan Prosedur, dimana dalam pengelolaan DANA BOS diduga tidak sesuai SOP/Juknis.

Saat Awak media mengkonfirmasi hal itu, namun terkesan oknum Kepsek menjelaskan semua sudah sesuai dengan Juknis, pada Senin.(20/1/25)

Pasalnya diduga hal ini tak sewajarnya terjadi, Karena telah merusak citra dan nama baik dunia pendidikan, Khususnya di Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara.

Menurut Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang mengatur mengenai hak setiap orang untuk memperoleh informasi publik. Undang-undang ini dibuat pada 30 April 2008 yang lalu, Dengan Menjamin hak warga negara untuk mengetahui rencana, program, dan alasan pengambilan kebijakan publik termasuk pula wartawan.

Setibanya awak media mengkonfirmasi hal di atas pihak terkait berinisial S menerangkan "Semua sudah sesuai SOP/Juknis", pada kesempatan lain beliau juga telah mengintimidasi pihak media dengan mengucapkan "Kukejar kalian nanti sampai ke lubang semut!!", katanya dimana awak media yang bertugas merasa keheranan dan meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) secara tegas untuk menindaklanjuti hal itu karena dapat mencoreng dunia pendidikan yang ada di negara kita tercinta.

Anggaran Dana BOS Tahap I SMAN 2 PERCUT SE'ITUAN Tahun 2024

Rp 614.080.000

Jumlah dana yang diterima sekolah

Kepala sekolah 

Suaibatul Aslamiah

Jumlah Siswa Penerima

808

Tanggal Pencairan

18 Januari 2024

Rincian Penggunaan

Penerimaan Peserta Didik baru

Rp 7.930.000

Pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca

Rp 184.484.800

Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain

Rp 117.933.400

Pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain

Rp 23.455.250

Pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan

Rp 108.887.510

Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan

Rp 0

Langganan daya dan jasa

Rp 62.283.173

Pemeliharaan sarana dan prasarana

Rp 84.418.800

Penyediaan alat multimedia pembelajaran

Rp 0

Penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB

Rp 0

Pembayaran honor

Rp 20.520.000

Total Dana

Rp 609.912.933


Anggaran Dana BOS

TAHAP 2 SMAN 2 PERCUT SEI TUAN Tahun 2023

Rp 623.200.000

Jumlah dana yang diterima sekolah

Kepala sekolah

Suaibatul Aslamiah

Jumlah Siswa Penerima

820

Tanggal Pencairan

25 Juli 2023

Rincian Penggunaan

penerimaan Peserta Didik baru

Rp 0

pengembangan perpustakaan

Rp 35.227.500

kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler

Rp 163.342.000

kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran

Rp 15.576.250

administrasi kegiatan sekolah

Rp 132.204.230

pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan

Rp 5.200.000

Langganan daya dan jasa

Rp 50.450.620

Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah

Rp 123.770.790

penyediaan alat multi media pembelajaran

Rp 78.898.000

Penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan pekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama

Rp 0

Penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB

Rp 0

Pembayaran honor

Rp 17.100.000

Total Dana

Rp 621.769.390

Dari uraian data konkret diatas diduga ada ketidaksesuaian dengan pengolahan dana bos baik di tahun 2023 baik 2024, dimana tertulis untuk pengembangan perpustakaan serta pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, sesuai data kementerian tersebut sungguh sangat di luar nalar dan tidak masuk akal.

Diketahui bahwa Lokasi sekolah tersebut berada Jl. Pendidikan, Bandar Klippa, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Dan sekali lagi Awak Media Siber Nusantara yang bertugas berharap agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat mengkoreksi kinerja daripada Kepsek sekolah tersebut yang sudah sangat meresahkan.

(Red/Tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini