-->



News

Pekerja Koperasi TKBM Kuala Tanjung Desak KSOP Tegakkan Regulasi , Tidak ada Dualisme Kepengurusan

Admin



Batu Bara //MSN,

Ratusan anggota dan pengurus Pimpinan Unit Kerja (PUK) F.SPTI-K.SPSI Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Kuala Tanjung, gelar apel siaga penyampaian pendapat di muka umum di depan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kuala Tanjung.

Aksi tersebut sebagai bentuk sikap penolakan dikuatirkan ada rencana penerbitan surat rekomendasi, registrasi, maupun persetujuan operasional terkait penggunaan jasa dan kegiatan TKBM

 Hingga  berpotensi dualisme wilayah kerja Pelabuhan Kuala Tanjung, pada Jum'at, 14 Agustus 2026.

Peserta apel siaga, minta KSOP Kuala Tanjung tetap berpegang tegu pada regulasi dan ketentuan hukum yang berlaku dan bukan kedekatan atau kepentingan hingga sengaja melanggar ketentuan yang berlaku.

Hadir, Sekretaris SPSI Kabupaten Batu Bara yang juga Legal Hukum Koperasi TKBM, Suhairi, S.Sos., S.H., Ketua Koperasi TKBM Nanang Situmorang, Ketua F.SPTI - SPSI Koperasi TKBM Kuala Tanjung Riduan Nasution, Sekretaris Janter Simanjuntak, ratusan anggota dan pengirus TKBM serta para istri para pekerja ikut menyuarakan keadilan.

Apael siaga tersebut ,dinilai punya arti jelang kemerdekaan ke-81 RI yang direnungkan pada Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 6 Tahun 2023: Mengatur tentang penataan dan pembinaan koperasi yang menaungi kegiatan TKBM di pelabuhan.

Serta merujuk Surat Keputusan Bersama (SKB) Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan, dan Deputi Bidang Kelembagaan Koperasi dan UKM : Pedoman operasional yang menetapkan pola satu pelabuhan satu koperasi TKBM.

Mengacuh dari SKB tersebut sangat jelas ,tidak dibenarkan ada dua koperasi TKBM di satu pelabuhan, maka dari itu KSOP Kuala Tanjung harus konsisten tidak boleh semena - mena . Memantau kegiatan di lokasi ,apel siaga diawali dengan mengheningkan cipta untuk untuk para pahlawan TKBM/pendahulu bangsa, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan doa bersama.

Dalam apael/orasinya, para pekerja TKBM menyatakan kepada KSOP Kuala Tanjung agar tidak untuk menerbitkan rekomendasi terhadap kepengurusan Koperasi TKBM baru  dan kami siap untuk menjadi garda terdepan apabila terjadi intimidasi terhadap KSOP Kuala Tanjung .

Sikap ini telah dituangkan dalam ikrar bersama yang dipandu Sekretaris F.SPTI-SPSI Koperasi TKBM Kuala Tanjung, Janter Simanjuntak dengan suara tegas .

Penegasan komitmen menjaga persatuan antar anggota TKBM, menolak kesewenang-wenangan, kolusi, nepotisme, politisasi serta propaganda kesukuan dan kedaerahan yang dapat memecah belah masyarakat.

Mengutip sautan Sekretaris SPSI Kabupaten Batu Bara Suhairi, S.Sos., S.H., mengatakan jumlah anggota SPSI di Kabupaten Batu Bara mencapai sekitar lima ribu (500) orang. Namun, dalam apel siaga tersebut jumlah peserta sengaja dibatasi dan hanya diikuti ratusan pekerja saja .

Menurutnya, apel siaga ini bukan sekadar menyampaikan keberatan, akan tetapi guna mengingakan para pegawai dan staf KSOP Kuala Tanjung agar bersikap netral dan tegas dan agar dilaksanakan berdasarkan aturan , Pemerintah harus berdiri berkeadilan kami ingin hukum benar - benar ditegakkan di Kabupaten Batu Bara,” Ucap Suhairi

Di letahui, Kepala KSOP Kelas III Kuala Tanjung yang tidak ada ditempat, karena beliau sedang  tugas luar, dan diwakili staf selaku pelaksana harian fan didampingi jajaran sataf lainnya menerima penyampaian aspirasi anggota koperasi TKBM Kuala Tanjung .

Sebelum menimggalkan lokasi para  istri mereka saat diwawancarai oleh beberapa awak media dengan tegas mengatakan " Para suami kami adalah pejuang Napka untuk keluarga , jagan mereka di adu domba ,harapan rumah yang sudah ada jangan ditumpangi atau dihuni orang lain , jalankanlah aturan dan jangan melanggar aturan ." Pintah mereka kaum hawa.

Kegiatan tersebut berlangsung tertib, aman dan kondusif, dan 

mendat pengamanan dari personil Kepolisian Sektor (Polsek) Air Putih Polres  Batu Bara bersama unsur  TNI Angkatan Laut juga para security PT. Inalum.

(Red/Tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini