Medan // MSN,
Hubungan Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Walikota Medan Rico Waas belakangan ini sedang tidak baik-baik saja, ibarat hubungan Israel dan Iran yang sedang memanas.
Bagaimana tidak, ketegangan yang mulai dipicu dengan tidak adanya penyambutan kepada Bobby saat serah Terima jabatan Walikota Medan, dan semakin dikompori dengan kebijakan Rico sebagai Walikota Baru pengganti Bobby yang seenaknya mengubah semua kebijakan di Era Bobby saat menjabat sebagai Walikota Medan, hingga saat Rico menuding bahwa banyak proyek di masa Bobby bermasalah.
Persitegangan antara Bobby dan Rico ini bisa dibilang adalah persitegangan antara tokoh besar, dimana Bobby yang merupakan menantu mantan Presiden Jokowi berhadapan dengan Rico yang merupakan keponakan dari Surya Paloh sang Ketua Umum NasDem.
Adu kebijakan menjadi semakin lebih menarik saat Walikota Medan membuat Surat Edaran Pelarangan Penjualan Daging Babi yang memicu unjuk rasa dari kelompok masyarakat Sumut, sementara di sisi lain Bobby malah berencana mempromosikan Kuliner BPK (Babi Panggang Karo) Go Internasional.
Hingga semakin berlanjut, saat Bobby melihat persiapan Stadion Teladan masih belum rampung jelang Piala AFF U -19 tahun 2026, menyindir Walikota Medan: "Yang Kemarin demo bawa Babi, nanti bawa Bola".
Statement ini terkesan klise, namun menciptakan stigma yang sangat mendalam, menunjukkan bahwa Bobby Nasution menempatkan diri sebagai Gubernur bagi ragam suku di Sumatera Utara, sementara Rico Waas hanya menjadi representasi sektoral dan golongan tertentu tanpa memperhatikan kemajemukan yang ada di Kota Medan saat ini.
Ichad secara pribadi memuji tindakan Gubernur Bobby Nasution ini yang mengedepankan kepentingan masyarakat tanpa memandang suku, agama, ras dan golongan, apalagi dengan gebrakannya yang luar biasa belakangan ini dalam memajukan aksesibilitas di Kepulauan Nias, mulai dari pembangunan Jembatan (N)oyo, hingga pembangunan jalan di Nias yang sangat melesat jauh lebih baik dari periode Gubernur sebelumnya.
"Terimakasih pak Bobby, Nanti Ichad akan sekalian bawa Babi Ni'owuro dan Nibinógó kalau demo lanjutannya."
Ichad bisa prediksi bahwa Udoda Ridwan S Z , Bang Yusman Dawolo akan lebih pro ke Walikota Medan karena kedekatan emosional dan latar belakang yang sama dari Partai Nasdem, termasuk juga bung Karya Batee yang wajib mendukung habis kebijakan Walikota Medan secara dia saat ini mengabdi sebagai Direktur Perusahaan Pembangunan Kota Medan yang dilantik langsung oleh Rico Waas beberapa waktu yang lalu.
Kalau memang tidak setuju dengan prediksi Ichad terakhir ini, jangan malu-malu untuk klarifikasi di kolom komentar.(Red/Tim)
