PANDAN//MSN,
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, SH, MH menerima bantuan paket sembako dari Bank Indonesia, bertempat di Kantor Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (17/12/2025).
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, SH, MH menyampaikan terima kasih kepada Pegawai Bank Indonesia atas kepedulian dan bantuan tersebut untuk masyarakat Tapteng yang terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor.
"Semoga Tapteng cepat pulih dan bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat."
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Suwarha Warno Wirapermana, menjelaskan, bantuan kemanusiaan berupa sembako tersebut berasal dari rekan-rekan pegawai Bank Indonesia seluruh Indonesia.
"Ini merupakan bantuan yang kedua kalinya. Ini titipan dari rekan-rekan, kami kumpulkan, kemudian disalurkan ke daerah terdampak bencana. Kami pun masih mendata, kemungkinan untuk memberikan bantuan dalam bentuk lain sesuai kebutuhan masyarakat," ungkapnya.
Suwarha Warno mengatakan, layanan perbankan juga telah normal pascabencana melanda Tapteng dan Sibolga pada 25 November 2025 lalu.
"Layanan perbankan memang sempat terganggu pada minggu pertama. Tetapi setelah listrik dan jaringan internet pulih, kita sudah melayani semua."
Bank Indonesia juga berharap, kondisi ekonomi masyarakat di daerah terdampak bencana alam, khususnya di Tapteng dan Sibolga dapat kembali pulih lebih cepat.
"Memang dengan kondisi sekarang, daya beli masyarakat masih rendah, sejalan dengan adanya bantuan kemanusiaan dari banyak pihak," katanya.
Terhadap perkembangan inflasi pascabencana, pihaknya memprediksi pada Desember 2025, Sibolga sebagai kota IHK akan mengalami inflasi tinggi.
Meski begitu, pihaknya akan terus memantau perkembangannya. Memang secara historikal, kalau Nataru pasti inflasi."
Terkait hal itu, pihaknya akan melihat seberapa jauh menurunnya daya beli masyarakat dengan kondisi bencana saat ini
Kita tentu berharap, inflasi Sibolga tetap di kisaran sesuai target inflasi nasional," Suwarha menambahkan.
(Red/A.Gulo)


